Tampilkan postingan dengan label Fakta Unik Bunga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fakta Unik Bunga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Agustus 2017

Kumpulan hewan yang diceritakan dalam Al-Quran

Kumpulan hewan yang diceritakan dalam Al-Quran

Alquran adalah sebuah kitab suci umat Islam yang akan selalu terjaga kemurniannya hingga akhir zaman nanti. Oleh karena itu, Alquran harus kita jadikan sebagai buku pedoman kita agar kita selamat di dunia dan di akhirat.


Meskipun Alquran adalah sebuah kitab suci, namun didalamnya tidak hanya berisi aturan-aturan agama saja. Bahkan di dalamnya terdapat berbagai macam ilmu pengetahuan serta kisah-kisah sejarah di masa lalu.

Di dalam Alquran, hal-hal yang berbau ajaib adalah hal biasa. Karena, umat Islam percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi itu karena atas kuasa Allah SWT. Seperti halnya dengan kisah-kisah binatang aneh yang diceritakan di dalam Alquran berikut ini, jika kita hanya melihat dari sisi logis saja, tentu kita tidak akan percaya bahwa ada hewan yang dapat berbicara, lahir dari batu, dan lain-lain.

Tapi, sekali lagi hal ini dapat terjadi berkat kuasa Allah SWT. Dan berikut ini adalah beberapa hewan aneh yang diceritakan di dalam Alquran.

1. Unta Nabi Saleh
Nabi Saleh adalah seorang nabi dan rasul yang diutus kepada kaum Tsamud. Dalam menjalankan misi kenabiannya, Nabi Saleh selalu mendapat tentangan serta olok-olok dari kaumnya, yaitu kaum Tsamud.

Pada suatu hari, Nabi Saleh ditantang oleh kaumnya untuk menunjukkan mukjizat kepada mereka agar mereka percaya bahwa Nabi Saleh adalah benar-benar orang yang diutus Allah SWT.

Kaum Tsamud tersebut meminta Nabi Saleh untuk mendatangkan seekor unta dari sebuah batu besar, karena mereka yakin bahwa Nabi Saleh tidak akan sanggup menuruti permintaan mereka.

Kemudian, Nabi Saleh berdoa dan memohon kepada Allah agar permintaan kaum Tsamud tersebut dikabulkan. Dan, Allah akhirnya mengbulkan doa Nabi Saleh dengan mengeluarkan seekor unta betina dari sebuah batu yang sangat besar.

Merekapun tercengang melihat peristiwa tersebut, dan sebagian dari mereka akhirnya percaya kepada Nabi Saleh, namun sebagian lainnya tetap masih tidak percaya dan menganggap Nabi Saleh menggunakan ilmu sihir.

Kisah ini diabadikan didalam Alquran sebagai berikut:

"Hai kaumku, inilah unta betina dari Allah, sebagai mukjizat (yang menunjukkan kebenaran) untukmu, sebab itu biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apapun yang akan menyebabkan kamu ditimpa azab yang dekat". [QS. Hud ayat 64]

2. Ikan yang Memakan Nabi Yunus

Kisah Nabi Yunus yang sangat terkenal adalah pada saat ia masuk kedalam perut ikan yang sangat besar. Ikan yang memakan Nabi Yunus ini adalah seekor ikan yang menyelamatkan Nabi Yunus.

Ketika berada didalam perut ikan tersebut, Nabi Yunus berseru sebagaimana dikisahkan didalam Alquran,

"Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim". [QS. Al-Anbya ayat 87]

Allah kemudian memerintahkan ikan tersebut untuk mengeluarkan Nabi Yunus dari perutnya, lalu keluarlah Nabi Yunus dari perut ikan besar tersebut dalam keadaan lemah dan sakit. Lalu Allah menumbuhkan pohon untuknya beristirahat hingga ia sehat kembali.

3. Burung Hud-hud Nabi Sulaiman
Didalam Alquran dikisahkan,

"Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud), lalu ia berkata: "Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini." [QS. An-Naml ayat 22]

"Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar." [QS. An-Naml ayat 23]

Kisah tersebut menggambarkan bahwa burung hud-hud adalah hewan yang mempunyai kecerdasan dan kecemerlangan berpikir sehingga dalam pengembaraannya untuk mencari makanan tidak semata untuk tujuan duniawi saja, melainkan untuk penyebaran agama.

Burung hud-hud, di antara waktunya, memanfaatkan kesempatan mencari berita dan kabar suatu kaum karena ia berkeinginan untuk menyampaikan risalah Islam kepada mereka. Melalui presentasi burung hud-hud yang gemilang serta keberanian dalam mengemukakan uzur (keterlambatan), Nabi Sulaiman dapat mengajak kaum Saba untuk mentauhidkan Allah.

4. Anjingnya Ashabul Kahfi
Kisah Ashabul Kahfi adalah kisah 7 pemuda dan seekor anjing bernama Qithmir yang tertidur lelap di dalam gua yang kurang lebih selama 300 tahun. Qithmir anjing yang menemani Ashabul Kahfi tersebut dipercaya sebagai satu-satunya anjing yang masuk surga.

Kisah Ashabul Kahfi dan anjingnya ini dikisahkan didalam Alquran sebagai berikut,

"Dan kamu mengira mereka itu bangun, padahal mereka tidur; Dan kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan diri dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi oleh ketakutan terhadap mereka." [QS. Al-Kahfi ayat 18]

Rabu, 15 Februari 2017

Bunga dan Daun Pengusir Nyamuk

Bunga dan Daun Pengusir Nyamuk

Demam berdarah merupakan salah satu penyakit berbahaya yang kian hari kian banyak memakan korban di Indonesia. Penyakit yang disebabkan oleh virus yang disebarkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti ini bisa mematikan jika sang pasien tidak segera mendapatkan pertolongan. Nyamuk-nyamuk tersebut biasa menggigit pada siang hari, dan satu gigitan saja sudah dapat menginfeksi manusia. Salah satu cara untuk mencegah tertularnya virus ini adalah dengan menjauhkan nyamuk dari lingkungan tempat tinggal kita. Pada umumnya orang-orang memakai obat semprot atau bakar untuk mengusir nyamuk-nyamuk tersebut. Namun terkadang ada efek samping yang muncul dari pemakaian bahan-bahan kimia tersebut. Untuk menghindari efek samping tersebut bisa dengan menggunakan bahan alami pengusir nyamuk. Yaitu dengan menanam tanaman pengusir nyamuk. Tanaman-tanaman tersebut adalah:

1. Bunga lantana
Lantana atau tembelekan
Nama bunga lantana mungkin terdengar asing. Bunga ini lebih terkenal dengan sebutan bunga tahi ayam atau tembelekan. Mendengar namanya saja, orang bisa membayangkan aromanya yang tidak sedap. Hal ini bertolak belakang dengan penampilan bunga ini yang terlihat cantik dengan kelopak kecil-kecil yang menggerombol. Bunga yang berasal dari daerah tropis Amerika dan Afrika tersebut sudah tersebar ke seluruh dunia dan sudah berkembang menjadi 100 jenis lebih. Tanaman yang memiliki tinggi sekitar 50-200 cm ini memiliki warna beraneka ragam dan bisa tumbuh sepanjang tahun. Cara pembudidayaan bunga ini pun cukup mudah. Cukup tanam di daerah yang kena sinar matahari dan siram dengan rutin sehari sekali di sore hari, lantana akan tumbuh dengan subur. Karena warna-warninya yang atraktif seperti kuning, merah, putih, dan ungu, bunga ini juga bisa memperindah taman anda. Beberapa spesies lantana bisa dipakai sebagai penghilang rasa sakit, penurun demam, keputihan, gondongan, dan beberapa penyakit lain. Dan yang pasti aroma lantana yang tidak sedap ini ternyata tidak disukai nyamuk. 

2. Daun mint
Daun mint
Daun mint berasal dari tanaman bernama latin Mentha yang terbagi lagi menjadi 25 spesies. Tanaman ini memang memiliki aroma spesial yang tegas dan segar dan biasanya digunakan sebagai bahan tambahan parfum dan aroma makanan. Mint merupakan salah satu tanaman herbal tertua dan paling populer yang berkembang di seluruh dunia. Daun mint bisa juga dipakai sebagai campuran pada berbagai hidangan baik makanan maupun minuman. Yang paling mudah ditemui adalah permen dengan rasa mint. Ciri khas tanaman ini adalah rasa yang manis disertai sensasi dingin menyegarkan setelah menyantapnya. Fakta terbaru mengatakan bahwa daun mint yang tumbuh di Asia mempunyai rasa yang lebih kuat dan memiliki rasa manis dan sensasi dingin yang lebih khas daripada daun mint yang tumbuh di Eropa. Daun mint memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia diantaranya untuk meningkatkan nafsu makan, mengatasi gangguan pencernaan, mengurangi resiko alergi, mengobati gangguan pernapasan, merawat kesehatan gigi serta mulut, dan menyegarkan kepala. Selain itu daun mint juga bisa memperbaiki kulit dan juga mencegah kanker. Aroma dan rasa daun mint yang disukai manusia ini ternyata tidak disukai oleh nyamuk.

3. Lavender
Lavender
Tanaman yang satu ini sudah tak asing lagi dikenal sebagai pengusir nyamuk alami. Tak heran jika banyak produk atau obat pengusir nyamuk yang memakai aroma lavender. Lavender yang disebut juga lavandula adalah jenis tumbuhan berbunga yang termasuk dalam suku Lamiaceae. Spesies lavender ada sekitar 25-30 jenis. Asal tumbuhan ini adalah wilayah selatan Laut Tengah sampai Afrika tropis dan ke timur sampai India. Lavender adalah tanaman yang aromanya tidak disukai oleh nyamuk. Namun tidak demikian halnya dengan semut. Binatang rajin ini justru sangat menyukai bau lavender. Sehingga perlu berhati-hati dalam meletakkan lavender agar tidak dikerubungi semut. Lavender punya banyak manfaat, salah satunya yang cukup terkenal adalah sebagai minyak esensial lavender yang bisa juga dipakai untuk pijat. Manfaatnya antara lain mengatasi insomnia, menghapus ketegangan syaraf, meredakan rasa sakit, meningkatkan sirkulasi darah, dan mengobati masalah pernapasan. Minyak esensial lavender juga memiliki manfaat untuk mengobati berbagai penyakit kulit seperti jerawat, keriput, psoriasis dan peradangan lainnya. Minyak ini memiliki sifat antiseptik dan anti jamur. 

4. Rosemary
Rosemary
Rosemary atau Rosmarinus officinalis adalah tanaman berkayu dengan aroma khas. Rosemary merupakan tanaman yang berasal dari Eropa. Habitatnya di daerah pegunungan yang berhawa sejuk dan kering. Rosemary mempunyai bunga berwarna ungu pucat hingga biru gelap. Rosemary banyak dimanfaatkan sebagai bumbu masakan dan masuk kategori tanaman herbal karena khasiatnya untuk kesehatan tubuh manusia. Di antaranya rosemary ampuh untuk melawan pertumbuhan ragi berlebih dalam perut dan usus yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan, nyeri, kembung, dan sembelit. Rosemary juga dapat membantu meringankan sakit kepala dan melawan flu, serta beberapa masalah kesehatan lainnya. Mengkonsumsi rosemary segar atau kering dipercaya lebih efektif daripada memakan suplemen. Rosemary juga mempunyai sifat anti inflamasi dan antioksidan yang dapat merangsang proses regenerasi kulit dan membuat kulit lebih kencang sehingga sering digunakan dalam krim anti penuaan dan lotion. Selain itu rosemary yang punya banyak manfaat bagi manusia tersebut ternyata sangat tidak disukai nyamuk. Aromanya yang memang cukup menyengat, jadi masalah tersendiri bagi nyamuk.

5. Serai
Serai
Tanaman lain yang ampuh untuk mengusir nyamuk adalah serai atau sereh. Serai merupakan tumbuhan anggota suku rumput-rumputan yang biasa dimanfaatkan sebagai bumbu dapur untuk mengharumkan makanan. Serai memiliki aroma khas lemon yang segar yang membuatnya disebut lemon grass di luar negeri sana. Umumnya serai memang dipakai untuk tambahan bumbu dalam masakan atau minuman dengan menghancurkannya atau memotong hingga bagian tengahnya untuk mendapatkan aromanya. Namun tanpa dihancurkan pun tanaman ini juga bisa bermanfaat, misalnya batang serai dipakai sebagai tusuk sate lilit khas Bali untuk menambah aroma sate menjadi lebih istimewa. Serai jika dicampurkan pada minuman teh dapat berkhasiat bagi yang memiliki masalah saat menstruasi. Serai juga mengatasi gangguan pencernaan, sakit perut, diare, dan mengurangi kolesterol. Serai juga mengandung antioksidan sebagai pencegah kanker serta memiliki elemen yang bertindak sebagai detoksifikasi. Dan tentu saja serai ternyata bisa jadi alat untuk mengusir nyamuk. Jika anda menanam serai di halaman rumah, selain bisa dimanfaatkan untuk menyedapkan makanan dan memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan, bonusnya rumah anda akan dimusuhi oleh nyamuk.

Ternyata ada banyak tanaman yang bisa membantu kita mengusir nyamuk dari rumah atau lingkungan sekitar kita. Dan yang lebih penting lagi, tanaman-tanaman tersebut punya banyak manfaat baik lainnya bagi kita. Jadi tidak ada salahnya untuk menanamnya sekarang.
Bunga Cantik Paling Mematikan

Bunga Cantik Paling Mematikan

Bunga telah lama menjadi simbol cinta atau kasih sayang karena kecantikan dan keindahannya. Bunga menjadi barang yang biasa dibawa atau diberikan saat menjenguk orang sakit, orang terkasih, hadiah ulang tahun, atau perayaan lain seperti wisuda, dan perayaan spesial yang lain. Bunga tertentu identik dengan makna tertentu dan menjadi wakil kita untuk mengungkapkan perasaan yang tak mampu diungkapkan dengan kata-kata. Namun di balik keindahannya, bunga juga bisa membunuh orang seketika. Tidak semua bunga yang indah boleh dipetik dan dijadikan hadiah. Karena beberapa di antaranya diketahui memiliki racun mematikan. Berikut bunga cantik paling mematikan:

1. Lily of the valley
Lily of the valley
Lily of the valley terlihat sangat cantik dan tampak tidak berbahaya dengan bunganya yang berwarna putih, mungil, dan bentuknya yang mirip lonceng terbalik. Namun jangan tertipu dengan penampilannya. Bunga dengan nama resmi Convallaria majalis ini ini sangatlah beracun. Walau dikenal sebagai bunga yang melambangkan cinta suci, kesetiaan, dan ketulusan, bunga putih ini memiliki racun yang sangat berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih. Bunga cantik ini mengandung racun glikosida untuk melindungi diri dari serangan hewan pemakan bijinya. Sebagai gambaran, racun yang terkandung di dalam lily of the valley dapat menyebabkan kerusakan sistem peredaran darah dan merusak pencernaan. Dosis kecil dapat menyebabkan muntah, diare, mual, dan sakit perut. Sedangkan dalam dosis besar racun di dalam lily of the valley bisa menyebabkan kematian. Bunga ini banyak tumbuh di Inggris bagian utara dan digunakan oleh Kate Middleton sebagai bunga pengantin di acara pernikahannya.

2. Milkweeds
Milkweeds
Warnanya boleh ungu dan cantik dan menjadi sumber nektar bagi lebah dan kupu-kupu. Namun milkweeds atau asclepias mengandung racun yang dapat menyebabkan kematian. Milkweeds telah berkembang menjadi 140 spesies. Bunga ini mungil dan getahnya mengandung alkaloid dan kardenoloid, sejenis senyawa basa yang sering digunakan sebagai bahan obat. Tentu saja penggunaan getah ini tidak boleh sembarangan. Karena jika tidak diolah dengan benar, justru bisa menjadi racun. Milkweeds mempunyai 3 pola pertahanan untuk mencegah kerusakan yang disebabkan oleh ulat yaitu rambut yang terdapat di daun, racun kardenoloid, dan cairan lateks. Jika racun milkweeds secara tak sengaja tertelan oleh seseorang, efek yang dapat terjadi adalah dermatitis ringan atau gangguan kulit hingga dapat menyebabkan kematian. Orang Amerika Selatan dan Afrika jaman dulu mengoleskan getah bunga ini pada ujung panah mereka sebagai racun untuk memanah hewan buruan. Milkweeds bisa menyebabkan kematian pada hewan jika racunnya tertelan sebanyak 10% dari berat tubuhnya. Tak hanya bunganya, seluruh bagian dari tanaman milkweeds sangat beracun. Positifnya bunga ini akan menghasilkan bau yang harum yang akan mengalahkan harumnya bunga-bunga lain. Karena itu milkweeds banyak dimanfaatkan untuk berternak kupu-kupu. Selama Perang Dunia 2, sejumlah besar milkweeds digunakan sebagai pengganti kapuk di Amerika Serikat. Pada 2007, milkweeds ditanam secara komersil sebagai pengisi bantal hypoallergenic.

3. Ranunculus
Ranunculus
Sekilas bunga cantik ini mirip mawar. Namun ranunculus bukanlah keluarga mawar. Ia dikenal sebagai buttercupsspearworts, atau water crowfoots. Ranunculus memiliki warna beragam mulai dari merah, oranye, kuning, dan putih. Karena kecantikannya ranunculus sering digunakan sebagai bunga hias. Namun penggunaannya harus diawasi dengan ketat. Karena bunga ini mengandung racun mematikan bagi hewan dan manusia. Semua spesies ranunculus beracun jika dimakan segar oleh sapi, kuda, atau ternak lain. Tapi mulut yang melepuh menyebabkan bunga ini akhirnya tidak dimakan. Gejala dari keracunan bunga ini antara lain diare disertai darah, liur berlebih, rasa nyeri pada perut, mulut melepuh, dan rusaknya selaput lendir pada sistem pencernaan. Dalam beberapa kasus, kematian menjadi efek paling buruk dari bunga cantik ini. Tak hanya dikonsumsi, bunga ini pun memberikan efek samping ketika disentuh. Saat dipegang bunga ini akan mengeluarkan zat bernama protoanemonin yang dapat menyebabkan dermatitis atau gangguan kulit pada manusia. Itulah mengapa tidak disarankan kontak langsung memegang tanaman ini melainkan menggunakan sarung tangan. Efek racun pada bunga ini dapat berkurang jika dikeringkan.

4. Nerium oleander
Nerium oleander
Keseluruhan bagian tanaman yang bunganya berwarna merah ini mengandung racun. Tidak diketahui secara pasti asal dari tanaman ini, meskipun dipercaya tanaman ini berasal dari Asia Barat Daya. Oleander adalah salah satu tanaman budidaya paling beracun. Oleander dapat tumbuh setinggi 2-6 meter. Meskipun diketahui beracun, nerium oleander dibudidayakan atau ditanam di beberapa area tropis dan subtropis di seluruh dunia. Racun dari oleander tidak berpengaruh pada beberapa invertebrata seperti ulat dari ngengat polkadot, dan larva kupu-kupu. Mereka hidup dengan memakan daun oleander dan tidak terpengaruh oleh racunnya. Tapi hal ini tidak berlaku pada laba-laba dan lebah. Oleander tumbuh dengan baik di daerah subtropis yang hangat dan banyak dipakai sebagai bunga hias di sepanjang jalan tol California dan Texas karena perawatannya yang mudah. Di negara beiklim dingin oleander dikembangkan di rumah kaca dan telah menghasilkan tanaman dengan bunga beraneka warna seperti merah, merah muda, kuning, dan oranye, berbeda dengan yang ditanam di alam liar. Penelitian untuk menjadikan Nerium oleander sebagai obat kanker dinyatakan gagal dan malah menyebabkan efek samping yang merugikan. Oleander dianggap sebagai tanaman racun terutama bagi hewan saat dikonsumsi dalam jumlah banyak. Hal ini karena kandungan oleandrin dan oleandrigenin atau biasa disebut cardiac glikosid yang dapat menyebabkan keracunan jika tertelan. Penelitian pada tanaman ini menghasilkan kesimpulan bahwa tikus dan burung tidak terpengaruh oleh racunnya sementara mamalia seperti anjing dan manusia sensitif terhadap cardiac glikosid. Efek yang terjadi jika tertelan tanaman ini adalah gangguan sistem pencernaan, jantung, dan sistem syaraf pusat. Keracunan pada sistem pencernaan dapat menyebabkan mual dan muntah, air liur berlebih, sakit perut, dan diare disertai darah. Keracunan pada jantung menyebabkan denyut jantung tidak teratur, pucat dan dingin karena sirkulasi yang tidak teratur. Keracunan pada sistem syaraf pusat menyebabkan mengantuk, tremor atau otot-otot gemetar, kejang, koma, bahkan dapat menyebabkan kematian.

5. Belladona
Belladona
Dikenal dengan nama deadly nightshade, bunga yang merupakan bagian dari family solanaceae ini berasal dari Eropa, Afrika Utara dan Asia Barat. Daun dan buah Belladona sangat beracun, yang disebut alkaloid tropane. Racun ini terdiri dari atropin, skopolamin, dan hyoscyamine yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran dan halusinasi. Belladona memiliki sejarah panjang pemakaiannya sebagai obat, kosmetik, dan racun. Sebelum abad pertengahan digunakan sebagai anestesi saat operasi. Orang Romawi kuno menggunakannya sebagai racun yang digunakan dalam pembunuhan dan untuk membuat ujung panah beracun. Sebagai kosmetik, rempah dari tanaman ini digunakan oleh wanita Italia jaman dahulu sebagai tetes mata untuk melebarkan pupil mata agar penampilan mereka tampak menggoda. Belladona adalah salah satu tanaman paling beracun. Semua bagian tanaman mengandung alkaloid tropane. Buahnya sangat berbahaya bagi anak-anak karena terlihat menarik dan rasanya agak manis. Konsumsi 2-5 buahnya dapat menyebabkan kematian pada orang dewasa. Pada umumnya akar menjadi bagian paling beracun, tergantung dari jenis spesiesnya. Sehelai daun yang tertelan juga dapat berakibat fatal bagi orang dewasa. Gejala keracunan belladona antara lain pupil mata melebar, kepekaan terhadap cahaya, penglihatan kabur, denyut jantung lebih cepat, kehilangan keseimbangan, sakit kepala, ruam, kemerahan, mulut dan tenggorokan kering, bicara cadel, retensi urin, kebingungan, halusinasi, kehilangan kesadaran, dan kejang-kejang.

6. Aconitum
Aconitum
Nama lain dari bunga ini adalah mongshoodmousebane, dan devil's helmet atau helm setan yang terdiri dari 250 spesies. Aconitum adalah tanaman berbunga yang masuk dalam family Ranunculaceae dan dapat ditemukan terutama di bagian bumi utara. Sebagian besar spesies sangat beracun dan harus ditangani dengan hati-hati. Gejala keracunan dari tanaman ini segera muncul dalam waktu kurang dari sejam dan jika fatal bisa diikuti dengan kematian dalam 2-6 jam kemudian. Tanda awal keracunan di sistem pencernaan adalah mual, muntah, dan diare diikuti dengan sensasi terbakar, kesemutan, mati rasa di mulut dan wajah, serta rasa terbakar di perut. Pada kasus keracunan berat gejala ini dapat menyebar ke seluruh tubuh. Gejala lain yang dapat terjadi dari keracunan tanaman ini adalah berkeringat, pusing, sesak napas, sakit kepala, dan kebingungan. Keracunan juga dapat terjadi stelah memetik daun tanpa sarung tangan. Racun aconitine diserap dengan mudah melalui kulit. Jika hal ini terjadi gejala keracunannya adalah kesemutan yang berawal dari titik tersentuhnya kulit dengan racun, merembet ke lengan dan bahu, kemudian jantung akan terpengaruh. Kesemutan kemudian diikuti dengan mati rasa.

7. Autumn crocus
Autumn crocus
Autumn crocus disebut juga Colchicum autumnale atau meadow saffron berasal dari Inggris dan Irlandia. Bunga ini justru mekar di musim gugur. Umbi bola dari autumn crocus mengandung colchicine yang disetujui oleh FDA Amerika Serikat untuk pengobatan asam urat dan demam Mediterania. Sebuah senyawa kimia sintetik yang mirip dengan kandungan autumn crocus dikembangkan untuk mengobati beberapa jenis kanker pada tikus seperti kanker payudara, usus, paru-paru dan prostat, dikombinasikan dengan obat doxorubicin. Autumn crocus mematikan karena kandungan colchicine-nya. Gejala keracunan colchicine mirip dengan arsenik dan belum ditemukan penawarnya.